Kamis, 08 Mei 2014

TUGAS 1 MANAJEMEN PELAYANAN PUBLIK



NAMA         : PAULA YENNI RUKMANA
NIM             : 2012210066
PRODI         : ILMU ADMINISTRASI NEGARA
FAKULTAS : ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK



1. Apabila pelayanan publik yang dilakukan oleh pemerintah daerah baik/berkualitas, maka pelaksanaan otonomi daerah dapat dikatakan berhasil. Di samping sudah menjadi keharusan bagi pemerintah untuk meningkatkan kualitas berbagai pelayanan yang diberikan kepada masyarakat, isu tentang kualitas pelayanan publik ini juga dipicu adanya pengaruh perubahan paradigma ilmu administrasi, termasuk perubahan global yang terjadi di berbagai bidang kehidupan dan di berbagai belahan dunia. Karena orientasinya kepada publik atau rakyat, maka negara berusaha sedemikian rupa untuk melayani rakyatnya. Kalau dahulu rakyat yang melayani negara/pemerintah, maka sekarang pemerintah/negara menjadi pelayan bagi rakyatnya. Terjadinya perubahan paradigma tersebut, disamping karena adanya tuntutan masyarakat, demokratisasi dalam berbagai bidang kehidupan, termasuk diantaranya tuntutan desentralisasi/otonomi daerah perubahan dan kemajuan teknologi informasi, teknologi komunikasi, dan teknologi transportasi, juga tidak terlepas dari perubahan paradigma ilmu administrasi negara atau administrasi publik itu sendiri.
2.      Model implementasi yang baik yaitu :
a.       Model Tujuan ( Goal Model )
Goal Model sering digunakan dalam mengevaluasi kinerja organisasi.  Model ini mengasumsikan bahwa harus ada tujuan yang dinyatakan dengan jelas dan diterima secara umum untuk mengukur efektivitas organisasi, dan efektifitas sebuah organisasi akan tercapai jika dapat mencapai tujuan yang dinyatakan pada input.
b.       Model Sumber Daya Masukkan ( Resource-input Model)
Organisasi perlu untuk mengejar beberapa tujuan, tetapi karena adanya tekanan dan harapan yang berbeda dari beberapa konstituen sehingga tujuan tersebut menjadi tidak konsisten.
c.       Model proses ( Process Model )
Dari perspektif sistem, input organisasi dapat dikonversi menjadi kinerja organisasi dan output-nya melalui sebuah proses di dalam organisasi.
d.      Model Kepuasan ( The Satisfaction Model )
Efektivitas organisasi dapat menjadi konsep yang relatif, tergantung pada harapan dari konstituen yang bersangkutan atau beberapa pihak.
e.       Model Legitimasi ( The Legitimacy Model )
Dampak perubahan dan perkembangan yang cepat di masyarakat lokal maupun dalam konteks global menyebabkan lingkungan organisasi dalam pelayanan menjadi lebih menantang dan kompetitif.
3.  Harapan dimensi Peningkatan kualitas untuk meningkatkan pelayanan yang ada ditekankan pada aspek berikut :
  1. Struktural. Perbaikan struktural organisasi atau perusahaan harus dilakukan dari tingkat top manajemen hingga lower manajemen.
  2. Operasional. Suatu perusahaan penjualan akan dapat mewujudkan kebutuhan pelanggan apabila peningkatan operasional dilaksanakan artinya secara langsung kualitas pelayanan juga dilaksanakan.
  3. Visi. Suatu organisasi atau perusahaan harus mengetahui arah organisasi dengan cara mengidentifikasitentang apa yang harus dilakukan siapa yang akan melaksanakan.
  4. Strategi pelayanan. Merupakan cara yang ditentukan perusahaan dalam meningkatkan pelayanan sehingga visi dapat terwujud, Strategi pelayanan tersebut harus memperhatikan: perilaku pelanggan, harapan pelanggan, image pelanggan, loyalitas pelanggan, dan alternatif-alternatif pelanggan.
4. Faktor  pendukungnya yaitu :
1.      Faktor kesadaran para pejabat dan petugas yang berkecimpung dalam pelayanan umum;
2.      Faktor aturan yang menjadi landasan kerja pelayanan;
3.      Organisasi yang merupakan alat serta sistem yang memungkinkan berjalannya mekanisme kegiatan pelayanan;
4.  Faktor organisasi yang merupakan alat serta system yang memungkinkan berjalannya mekanisme kegiatan pelayanan;
5.      Faktor keterampilan petugas;
6.      Faktor sarana dalam pelaksanaan tugas pelayanan.

Kamis, 23 Januari 2014

ABSTRAKSI

          Konsep etika memiliki peran penting bagi para pegawai pemerintahan dalam mengefektifitaskan pelayanan publik bagi masyarakat. Para pegawai pemerintahan di tuntut dalam kondisi unggul, handal, terpercaya, artinya mampu memberikan pelayanan yang memuaskan bagi masyarakat. Timbul pertanyaan bagaimana etika serta tata cara kerja para pegawai dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat sehingga bisa berdampak positif pada pembangunan daerah.
           Adapun teknik pengumpulannya melalui observasi dan wawancara. Sumber data dari penelitian ini adalah dengan data primer dan data sekunder. Metode analisis deskriptif kualitatif yaitu terhadap data yang diperoleh berdasarkan kemampuan nalar peneliti dalam menghubungkan fakta, data dan informasi data yang diperoleh. Serta struktur kelembagaan yang baik adalah yang dapat mencerminkan adanya pembagian tugas, wewenang dan tanggung jawab dari atasan kepada bawahannya.
          Hasil penelitian menunjukan bahwa peran etika terhadap efektifitas pelayanan publik baik, sedangkan untuk pembangunan daerah perlu ditingkatkan lagi agar lebih maksimal.

Kata kunci : Etika, Efektifitas Pelayanan Publik, Pembangunan Daerah

Rabu, 11 Desember 2013

Dampak Globalisasi Terhadap Indonesia dan Dunia

NAMA                        : PAULA YENNI RUKMANA
NIM                            : 2012210066
JURUSAN                  : ILMU ADMINISTRASI NEGARA
PRODI                        : FAKULTAS ILMU POLITIK DAN ILMU SOSIAL
MATA KULIAH       : ILMU KOMUNIKASI POLITIK
Dampak globalisasi terhadap Indonesia dan dunia  yaitu bagaimana produk-produk negara lain memasuki pasar indonesia. Ini merupakan tanda yang menunjukkan terjadinya globalisasi ekonomi. Globalisasi ekonomi ini sesungguhnya didukung oleh sebuah kekuatan yang luar biasa yaitu liberalisme ekonomi, yang sering juga disebut kapitalisme pasar bebas. Kapitalisme adalah suatu sistem ekonomi yang mengatur proses produksi dan pendistribusian barang dan jasa. Kapitalisme ini mempunyai tiga ciri pokok, yaitu pertama, sebagian besar sarana produksi dan distribusi dimiliki oleh individu, kedua, barang dan jasa diperdagangkan di pasar bebas yang bersifat kompetitif, ke tiga, modal diinvestasikan ke dalam berbagai usaha untuk menghasilkan laba. Dalam perkembangannya sistem kapitalisme ini berkembang tidak sehat, karena timbulnya persaingan tidak sehat dan mengabaikan unsur etika dan moral. Dimana yang modalnya kuat akan menguasai yang modalnya lemah, akhirnya Pemerintah harus ikut mengaturnya.
Bagi negara-negara berkembang, hal tersebut jelas akan sangat merugikan. Karena produk dalam negerinya tidak akan mampu bersaing dengan produk negara maju. Selain itu, bagi masyarakat yang mengikuti pola hidup yang konsumtif akan langsung menggunakan apa saja yang datang dari negara lain, karena barang itu yang dianggap paling baik, juga sebagai pertanda sudah memasuki kehidupan yang modern. Jika dilihat dari pandangan yang positif, maka globalisasi akan mempunyai dampak yang menyenangkan, karena dengan globalisasi di bidang ekonomi, orang akan secara mudah memperoleh barang konsumtif yang dibutuhkan, membuka lapangan kerja bagi yang memiliki keterampilan, dapat mempermudah proses pembangunan industri, juga dapat mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.
Tetapi bertolak belakang dengan keadaan yang dapat kita lihat tepatnya di Jakarta yaitu sebuah pabrik yang memproduksikan  Nike, Reebok Dan Adidas milik seorang kontraktor Taiwan dan Korea yang mempekerjakan buruh murah untuk memproduksi merek terkenal tersebut. Perusahaan GAP menetapkan jam kerja maksimum 60 jam seminggu, buruh diperbolehkan menolak bekerja tanpa ada ancaman hukuman.  Tetapi yang sebalknya terjadi karyawan malah bekerja lembur bahkan sampai lebih 24 jam sehari karena untuk mendapatkan penghasilan lebih. Contohnya saja Celana petinju yang dibuat disalah satu pabrik  yaitu celana ini dijual seharga Rp. 112.000. Dari harga Rp. 112.000 itu seorang buruh Indonesia hanya memperoleh 500 perak. Sama seperti sepatu olah raga yang harganya Rp. 1.400.000 dan Rp. 1.400.000 ini buruh hanya memperoleh sekitar Rp. 5000 untuk membeli tali sepatu pun tidak cukup. Inilah kenyataan yang sedang di hadapi para buruh Indonesia di perusahaan tersebut, untuk mengatasi masalah ini seharusnya perusahaan seharusnya memperlakukan para buruhnya dengan adil.


Kamis, 04 Juli 2013

Tugas 4


1. Pendapat saya tentang filsafat dan etika yaitu pengertian etika berkaitan erat dengan norma, nilai dan aturan tentang baik-buruknya tindakan manusia. Awalnya etika merupakan cabang dari pemikiran filsafat dan topik pembicaraan dalam kajian filsafat yang mana menjadi cabang ilmu tersendiri dan etika dicirikan sebagai sikap kritis, metodis, praktis dalam merefleksikan penilaian kita terhadap tindakan manusia.

2. Bila di hubungkan dengan agama filsafat dengan wataknya sendiri pula menghampiri kebenaran, baik tentang alam maupun tentang manusia yang belum atau tidak dapat dijawab oleh ilmu karena di luar atau di atas jangkauannya, ataupun tentang Tuhan. Agama dengan karekteristiknya sendiri pula memberikan jawaban atas persoalan asasi yang dipertanyakan manusia, baik tentang alam, maupun tentang manusia, ataupun tentatang Tuhan.